Ingin tahu ulasan mengenai film-film lama hingga yang terbaru? Ingin tahu film-film apa yang wajib ditonton dan yang tidak? Jangan lupa kunjungi Our Cinema Sanctuary, blog berisi review2 film (yg pastinya sudah saya tonton, hehe...). See you there...!!!
Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket
Showing posts with label Body Care Tip. Show all posts
Showing posts with label Body Care Tip. Show all posts

Sunday, 19 February 2012

Bau Badan: Tidak Dapat Dihindari


Foto diunduh dari sini.
Sebagian orang kadang bisa memiliki bau tidak enak dan biasanya dapat teratasi cepat dengan cara mandi. Tetapi beberapa orang bisa memiliki bau badan yang lebih tahan lama dan sulit untuk disingkirkan. Meskipun Anda tidak dapat benar-benar menghindar dari bau badan, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meminimalkan dan tetap berbau segar lebih lama.

Banyak orang percaya bahwa keringat adalah penyebab utama bau badan. Padahal, sebetulnya keringat hanya memainkan peran kecil. Penyebab sesungguhnya adalah metabolisme tubuh, yang memancarkan bau sebagai cara untuk membersihkan tubuh dari zat-zat yang sudah tidak dibutuhkan oleh tubuh. Setiap terjadi ketidakseimbangan dalam metabolisme, akan menghasilkan bau yang kuat.

Jadi aktivitas metabolisme tubuh apakah yang akan menghasilkan bau tidak sedap? Racun, ketidakseimbangan zat kimia, dan limbah berlebih. Memang betul, setiap hari kita diserang dengan berbagai racun dari rumah kita, makanan, dan udara. Seiring waktu, racun-racun tersebut akan menumpuk dalam tubuh jika organ-organ yang bertugas untuk membuang zat-zat tersebut tidak dapat membuangnya dengan benar.

Salah satu penyebab bau badan adalah disfungsi hati dan saluran usus. Adanya penyumbatan dapat hati dan usus dapat menyebabkan bau yang tidak sedap keluar dari tubuh. Anda mungkin dapat mempertimbangkan untuk menjalani program detoksifikasi menyeluruh, untuk membersihkan hati, ginjal, dan usus besar Anda.

Berikut ini adalah beberapa strategi sederhana untuk menghilangkan bau badan:

Tetap bersih.
Bau badan dapat berasal dari bakteri yang menumpuk di pori-pori dan kulit. Mandi secara teratur adalah langkah pertama untuk menyingkirkan kotoran. Ikuti langkah-langkah ini:
  • Cuci ketiak Anda dengan benar. Untuk menjadikannya lebih segar, gunakan soda kue (baking soda) di bagian tersebut saat mandi dan oleskan dengan alkohol sebelum memakai deodoran.
  • Setelah Anda berkeringat, mandi, atau mandi, keringkan kulit dengan handuk yang bersih dan gunakan bedak bayi untuk menjaga kelenjar keringat agar tetap kering dan berbau segar.
  • Jangan mencoba menutupi bau badan dengan parfum, cologne, lotion atau minyak wangi, atau produk lain yang mengandung aroma. Itu hanya akan mencapur wangi buatan dengan bau badan, bukan mengurangi bau badan Anda.
  • Kenakan pakaian bersih yang terbuat dari bahan alami dan yang bisa “bernafas”. Bahan sintetis yang ketat cenderung menyebabkan dan memperparah bau badan.

Perhatikan apa yang Anda makan.
Kadang-kadang Anda mungkin akan berbau seperti apa yang telah Anda makan, dan bau tersebut dapat bertahan selama berhari-hari. Ketidakseimbangan pola diet dapat mengakibatkan sembelit atau kekurangan magnesium atau seng, juga dapat menyebabkan bau badan. Tetapi bahkan jika sistem pencernaan Anda sudah bekerja dengan benar, sudah mengeluarkan apa yang harus ketika seharusnya, ternyata beberapa penggemar makanan daging tetap memiliki bau badan yang khas. Beberapa vegetarian mungkin bisa memiliki kondisi serupa. Beberapa orang tidak dapat memetabolisme sejumlah besar telur, hati, dan kacang polong, sehingga tubuh mereka dapat memancarkan bau tak sedap. Jika Anda menderita bau badan yang penyebabnya mungkin dari makanan, cobalah mengubah pola diet Anda. Hindari makanan-makanan tertentu, seperti bawang putih, kari, kopi, dan alkohol. Makanan yang digoreng dan makanan yang dipanggang juga bisa mengandung lemak dan minyak yang menyebabkan bau badan. Semakin baik pola diet Anda, akan semakin baik pula aroma tubuh Anda.***

Thursday, 9 February 2012

Menghilangkan Rambut/Bulu yang Tidak Diinginkan


Foto diambil dari sini.
Anda mungkin melihatnya ketika sedang bercermin: bulu yang tumbuh di dagu, bagian atas bibir, atau di hidung Anda. Atau Anda mungkin memiliki rambut-rambut yang tidak diinginkan di kaki atau jari tangan dan jari kaki, belum lagi di bagian perut bagian bawah dan garis bikini. Mengapa hal ini bisa terjadi?


Terlalu banyak rambut tumbuh di tempat yang salah ini sering terkait dengan gen. Rambut yang berlebihan juga bisa diakibatkan dari efek samping obat tertentu yang Anda konsumsi. Pada beberapa wanita, itu bisa menjadi tanda gangguan sistem endokrin.

Dalam banyak kasus, rambut-rambut yang tidak diinginkan tersebut dapat dihilangkan sendiri oleh Anda. Cobalah teknik-teknik berikut:

1. Bleaching. Bleaching atau teknik pemutihan rambut ini berguna untuk mencerahkan warna rambut, sehingga membuatnya menjadi kurang terlihat.

2. Mencukur. Aktivitas mencukur ini efektif untuk bagian-bagian tubuh seperti kaki dan ketiak. Jangan mencoba teknik ini pada garis bikini Anda.

3. Mencabut. Rasanya memang agak sakit, tetapi jika Anda ingin membentuk alis atau ingin menghilangkan sejumlah rambut dari wajah Anda, metode terbaik adalah dengan menggunakan penjepit/tweezer.

4. Gunakan krim penghilang rambut. Pilih produk sesuai dengan jenis rambut yang ingin Anda hilangkan, dan cobalah terlebih dahulu pada area kecil kulit Anda sebelum menggunakannya, untuk memastikan Anda tidak alergi terhadap krim tersebut.

5. Wax. Banyak wanita lebih memilih waxing untuk alis, area bibir atas, dan area bikini. Anda dapat melakukannya sendiri atau bisa dilakukan di salon langganan Anda. Caranya, cairan wax berupa lilin hangat dioleskan ke daerah rambut yang tidak diinginkan. Setelah lilin mengeras, tarik wax-nya, dan rambut-rambut yang mengganggu akan ikut terbawa. Teknik waxing dapat menyebabkan kulit terasa perih untuk sementara waktu.

Kira-kira cara apa yang cocok untuk Anda?

Monday, 30 January 2012

Bau Mulut? Oh, No!


Foto diambil dari sini

Semua orang menderita jika memiliki bau mulut (istilah medisnya dikenal sebagai halitosis). Tembakau dan makanan seperti pasta bawang putih, bisa merubah nafas segar menjadi berbau tak sedap. Tetapi menyikat gigi yang tidak tepat juga bisa menjadi biang keladinya.

Menyikat gigi dengan benar sangatlah penting karena perawatan mulut yang ceroboh dapat meninggalkan partikel makanan di dalam rongga mulut dan gigi. Hal ini dapat menyebabkan terkumpulnya bakteri yang dapat mengakibatkan bau mulut. Merokok juga mengeringkan mulut Anda, yang berarti menjadi hanya sedikit air liur yang tersedia untuk membersihkan sisa-sisa makanan dan bakteri. Hasilnya adalah halitosis. Halitosis juga dapat disebabkan oleh makanan seperti bawang putih dan bawang bombay, karena setelah makanan dicerna dan diserap ke dalam aliran darah, akan terbawa ke paru-paru, di mana Anda akan terus menghembuskan aroma nafas sampai aroma tersebut hilang dari tubuh Anda. Untuk beberapa jenis makanan, dapat memakan waktu hingga 72 jam!

Memakan permen mint atau berkumur dengan obat kumur dapat menutupi bau mulut, namun hanya sementara. Untuk mencegah halitosis, cobalah tips ini:
  • Sikat gigi Anda setidaknya dua kali sehari, selama dua sampai tiga menit pada satu waktu, dan jangan lupa untuk menyikat lidah Anda. Bahkan lebih baik lagi, gunakan pembersih lidah yang banyak tersedia di toko obat, karena lidah seperti spons, pembersih lidah tersebut akan menghilangkan bakteri lebih banyak dari sikat gigi Anda. Ganti sikat gigi Anda setiap tiga sampai empat bulan. Untuk menghilangkan sisa makanan di antara gigi, gunakan dental floss/benang gigi sehari-hari. Jika Anda memakai gigi palsu, lepaskan dan bersihkan secara teratur setiap hari.
  • Minum banyak air untuk merangsang aliran air liur dan menjaga kelembaban mulut Anda. Anda juga dapat merangsang air liur dengan permen karet atau mengisap permen keras tanpa gula.
  • Jangan merokok. Jika Anda ingin membantu menghilangkan kebiasaan itu, tanyakan kepada dokter atau dokter gigi untuk merekomendasikan program berhenti merokok.
  • Katakan "tidak, terima kasih" untuk bawang putih, bawang merah, dan makanan lainnya yang memiliki bau yang kuat.
  • Lakukan perawatan gigi secara teratur. Temui dokter gigi Anda setidaknya dua kali setahun agar gigi Anda diperiksa dan dibersihkan. ***